Pengertian batu akik
yaitu sebuah batu permata yang terdiri dari berbagai motif yang khas dari
berbagai daerah tertentu yang digunakan sebagai cincin, bendulan kalung, gelang
dan lain sebagainya. Penggemar cincin batu permata saat ini banyak sekali
digunakan oleh kalangan orang-orang yang sudah dewasa, tidak hanya kalangan
orang tua saja. Namun, banyak remaja-remaja yang sangat gemar mengkoleksi batu
akik ini. Saat ini, cincin dengan batu akik telah menjadi tren dan gaya
hidupbanyak orang, hal itu menyebabkan harga batu cincin semakin mahal karena
semakin banyaknya peminatnya. Berikut ini daftar cincin batu akik yang trend,
fenomenal dan popular[1].
![]() |
| Cincin batu akik bacan |
Jenis
batu akik bacan yang berwarna hijau dan banyak ditemukan di Halmahera, Maluku
Utara dan Palu, Sulawesi Tengah, merupakan kelompok batu mulia yang sangat popular
di Indonesia. Selain itu, ada juga batu safir yang dominan berwarna biru, dan
banyak lagi ragamnya.

"Ketika
proses naiknya magma ke permukaan, magma cair ini mengalami pendinginan atau
proses hidrotermal dan membeku sehingga terjadi pengkristalan," kata Surono,
seperti dikutip dalam Detik.com, Jumat
(13/3)[2].
Penyebab Batu Akik Tiap Daerah Berbeda
Warna
Proses
batuan kristal ini, unsur-unsur tanah dan batuan sekitarnya 'mengotori' atau
memberikan warna pada batuan akik. Setiap batu akan memiliki warna yang
berbeda-beda, tergantung kondisi tanah atau batuan di sekitarnya.

Hal
ini lah yang membuat setiap daerah di Indonesia, memiliki jenis dan warna batu
yang berbeda-beda. "Proses
'pengotoran' ini yang akan membentuk batuan itu mempunyai jreng yang
berbeda-beda, warna dan sebagainya," katanya.
Surono
mengatakan, banyak jenis batu akik di berbagai daerah warnanya berbeda-beda, di
Aceh, Palu, Kalimantan, sampai Papua. Meski jenis batu akik sama, unsur tanah
dan batuan setiap daerah berbeda, sehingga menghasilkan warna yang berbeda.
"Misalnya
di Aceh, di sana ada gunung api, pasti ada magma cair, magma cair ini naik ke
atas permukaan bumi secara perlahan, dari suhu magma 1.300 derajat celcius,
makin naik makin turun suhunya, dan mengeras, ada yang mengalami proses
pengkristalan. Makin tekanan tinggi, makin panas, batu yang terbentuk makin
keras, lalu ada proses hidrothermal di sana, makanya di Aceh banyak batu giok
dan batu akik lainnya, warnanya beragam," jelas Surono.
Terkait
warna batu akik yang beragam berkilau berkilau, hal tersebut terjadi karena
keahlian para pengerajin batu akik dalam proses pengasahan atau penggosokan
untuk membentuk batu akik.
"Bagaimana batu ini digosok sehingga
membentuk batu yang jreng sekali, itu hanya para ahli perajin batu akik yang
bisa. Seorang ahli geologi sekalipun sulit menentukan mana batu akik yang
harganya mahal. Bahkan saya sendiri bisa tertipu, karena saya mengerti jenis
batu, tapi tidak spesifik seperti batu akik," pukasnya.
Bahkan,
batu akik dikalim akan mampu melengserkan kilauan emas dari perekonomian
Negara, sehingga batu akik akan menduduki posisi di atas emas. Hal itu
dikarenakan batu akik mampu menyongsor semua kalangan dari tingkat bawah hingga
tingkat atas. Selain itu, dari segi harga juga sangat terjangkau ketimbang
harga emas[3].
Referensi
[1]
Wasiwa. 2015. 15 Daftar Batu Akik Paling
Popular dan Fenomenal (Online). Wasiwa.com.
Diakses Pada Tanggal 13 Maret 2015.
[2] Dhany.
2015. Indonesia Punya Safir Hingga Giok,
Ini Penjelasan Ilmiahnya (Online).Detik.com.
Diakses Pada Tanggal 13 Maret 2015.
[3] Wasiwa.
2015. 15 Daftar Batu Akik Paling Popular
dan Fenomenal (Online). http://www.wasiwa.com/2015/02/15-daftar-batu-akik-paling-popular-dan.html.
Diakses Pada Tanggal 13 Maret 2015.

0 komentar:
Post a Comment